Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

ENERGIZE, Intervensi Yang Disengaja

ENERGIZE adalah suatu bentuk intervensi yang disengaja. Intervensi untuk membangun karakter kuat dan unggul serta soft competence dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan

E-Techno.

Jakarta (14/10/2023) – Setelah dilakukan kick off oleh Direktur Legal dan Manajemen Human Capital (DIRLHC) PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto dan Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN) Prof Dr. Ir. Iwa Garniwa MK. MT., pada tanggal 7 Oktober 2023 maka program ENERGIZE (Empowering New Energy Resources and Growth Throught Innovation, zeal, and Education) resmi dimulai.

Setelah diskusi pematangan materi dan strategi, hari ini Sabtu 14 Oktober 2023 program ENERGIZE mengundang Willy Tan, seorang content creator public speaking dan komunikasi sebagai narasumber untuk bicara mengenai karakter percaya diri di depan para mahasiswa baru ITPLN angkatan tahun 2023.

ENERGIZE adalah program kolaborasi antara PLN dan ITPLN untuk memberikan pembekalan kepada para mahasiswa ITPLN dengan penguatan karakter dan soft skill dengan cara yang fun dan menyenangkan. Selain itu, program ENERGIZE ini bertujuan untuk membekali mahasiswa ITPLN dengan keterampilan dan pengetahuan yang lebih dari sekadar teori teknis untuk menciptakan panggung bagi para mahasiswa tumbuh, dan berkembang menjadi individu yang tidak hanya mahir dalam bidang teknis, tetapi juga mampu menghadapi tantangan dunia kerja dengan percaya diri.

Selama empat tahun para mahasiswa baru disamping mengikuti kuliah sesuai kurikulum akademik juga diberikan program ENERGIZE tersebut.

Yusuf Didi mengatakan bahwa ENERGIZE adalah suatu bentuk intervensi yang disengaja. Intervensi untuk membangun karakter kuat dan unggul serta soft competence dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan. “Pada tahun pertama ini kita akan membangun pondasi mendasar soal karakter. Nanti pada tahun-tahun berikutnya kita kembangkan soft skill-nya, selain hard skill yang juga diasah melalui kurikulum kampus” kata Yusuf Didi.

Sementara Prof Iwa mengatakan bahwa lulusan ITPLN harus siap kerja. ”Kita bukan hanya mendidik calon-calon sarjana yang kompeten di bidang energi dan teknologi, namun juga siap kerja. Lulus dari ITPLN bisa terjun langsung bekerja. Program ENERGIZE ini sangat cocok dengan misi ITPLN yang menyiapkan lulusannya untuk siap kerja” kata Prof Iwa sembari tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada PLN.

Pada tahun pertama akan dielaborasi tiga jenis karakter yang diidentifikasi secara bottom up sesuai keinginan mahasiswa yaitu : self confidence (percaya diri), analytical thinking/open mind dan kolaborasi.
Konsep pembelajarannya, untuk setiap jenis karakter tadi : satu kali pemberian teori oleh narasumber eksternal, lima kali assignment mandiri dengan melakukan praktek didampingi mentor dan co mentor dan dua kali eksposure internal dan eksternal seperti mengikuti lomba, kontes dan lain-lain.

Mentor adalah pegawai PLN dan dosen ITPLN, sedang co mentor adalah mahasiswa ITPLN yang lebih senior. Mentor n co mentor direkrut melalui penawaran terbuka dan secara volunteer atau sukarela. Pembelajaran secara kombinasi online dan offline.
1.224 mahasiswa baru program S1 dan D3 dibagi menjadi 80 kelompok dan masing-masing kelompok didampingi mentor dan co mentor.

Teori Jeruk Nipis

Pembicara Willly Tan yang diundang ke kampus ITPLN hari ini dalam rangka pemberian teori oleh narasumber eksternal untuk karakter percaya diri. Akrab disapa Bro Willy tersebut menyampaikan teori Jeruk Nipis dan pemaparan mengenai Unleasing The Power of Confidence.

Bro Willy mengibaratkan kalau jeruk nipis dibelah, diperas dan airnya itu berjatuhan, air liur kita semua seperti menetes. “Saya percaya manusia itu didesain untuk dapat merasakan sesuatu apa yang mereka pikir. Kalau kita berfikir negatif tentang diri kita, enggak heran kita sulit mengalami kemajuan dalam hidup,” terangnya.

Begitu sebaliknya, lanjut Bro Willy, jika kita berfikir positif tentang diri kita, (kita mampu, kita bisa), maka hal baik pula yang kita dapatkan. “Jadi, semua itu bergantung pada apa yang kita pikirkan,” tuturnya.

Setelah mendapatkan materi dari Willy Tan para peserta yang kebagian jadwal offline menuju spot dan ruangan tiap kelompok untuk proses mentoring. Sementara peserta yang kebagian jadwal online dilanjutkan mentoring secara online.**)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi Untukmu

Kerjasama

Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan (YPK) PLN selaku badan pelaksana Institut Teknologi PLN mengadakan acara Forum Konsolidasi Oktober 2022 lalu bertempat di kampus IT PLN

Energi & Teknologi

Energi Listrik Tenaga Gelombang Laut merupakan energi hijau yang tidak menghasilkan gas rumah kaca

Riset & Inovasi

Google Sycamore, Quantum computing hardware. Super Prosesor yang akan mengubah Dunia Artificial Intelligence

Forum & Bisnis

Lewat adaptasi teknologi, PLN tak hanya mengoptimalkan proses bisnis tetapi juga membuat tantangan menjadi peluang