Connect with us

Hi, what are you looking for?

Opini

Pemanfaatan Limbah PLTU Pada Bidang Konstruksi

fly ash dan bottom ash diharapkan terus mengalami perkembangan sehingga dapat digunakan pada berbagai bidang diluar bidang konstruksi atau infrastruktur

Oleh Dyah Pratiwi Kusumastuti

Dosen Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan

E-Techno. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan bahan bakar utama batu bara menghasilkan limbah sisa pembakaran yang terdiri dari abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) yang juga lebih dikenal dengan singkatan FABA. Limbah hasil pembakaran batu bara di PLTU pada tahun 2021 diperkirakan mencapai 12 juta ton dan diproyeksikan pada tahun 2027 mencapai 16,2 juta ton (Hanafie, 2022). Jumlah FABA yang meningkat seiring dengan kebutuhan PT. PLN sebagai pengguna batubara dalam negeri, dimana menurut data Kementerian ESDM kebutuhan tahun 2022 mencapai 119 juta ton, tahun 2023 sebesar 126 juta ton, tahun 2024 membutuhkan 140 juta ton dan tahun 2025 sebesar 128 juta ton.

Jumlah FABA yang terus mengalami peningkatan akan mendatangkan Permasalahan lain, sehinggamuncul penelitian-penelitian terkait pemanfaatan FABA terutama di bidang konstruksi. Namun pemanfaatannya terkadang menjadi polemik terkait kesehatan. Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014
mengenai Pengelolaan Limbah Bahan.

Berbahaya dan Beracun (B3) yang menyatakan bahwa FABA termasuk dalam
limbah B3. Pernyataan tersebut tidak menghalangi langkah para peneliti pada
bidang konstruksi di Indonesia dalam memanfaatkan FABA terutama pada material konstruksi yang tidak berhubungan langsung dengan manusia. Sampai akhirnya pada tahun 2021, FABA yang dihasilkan oleh PLTU diputuskan menjadi limbah non B3 terdaftar. Hal tersebut dimuat dalam Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 mengenai Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Keputusan dikeluarkannya FABA PLTU dari limbah non B3 terdaftar karena
menurut hasil pengujian karakteristik yang dilakukan Kementerian LHK pada tahun 2020 menunjukkan bahwa FABA PLTU memiliki karakter berbahaya dan beracun dibawah baku mutu, tidak mudah menyala dan meledak, tidak ditemukannya hasil reaktif terhadap Sianida dan Sulfida, serta tidak terdapat sifat korosif.
Ini karena proses pembakaran batubara di PLTU menggunakan temperatur tinggi
berbeda dengan limbah FABA dari industri lain yang juga menggunakan batubara
sebagai bahan bakar tetapi dengan temperatur rendah.

Saat ini berbagai material konstruksi yang menggunakan FABA sebagai bahan baku juga telah banyak tersedia di pasaran, di antaranya semen dengan tipe PCC (Portland Cement Composit), paving block, batako, bata interlock dan lain sebagainya. Penggunaan FABA pada semen tipe PCC telah diatur dalam SNI
7064:2014 sebesar 6%-35% dari massa semen pcc dan semen pcc tersebut
dapat digunakan pada pekerjaan beton, pasangan bata, selokan, jalan, pagar
dinding, beton precast, beton prestress, panel beton, bata beton dan sebagainya. Sedangkan penggunaan FABA pada pembuatan paving block, batako, kanstin, bata interlock yang dilakukan oleh UMKM dapat dimanfaatkan sebesar 30% dari total bahan lain yang digunakan (Aditama dkk, 2022).

Selain memanfaatkan FABA pada penggunaan semen dan beton, Yuni arti (2015) juga telah melakukan kajian mengenai pemanfaatan 20% fly ash yang dikombinasikan dengan 5% getah pinus dan 2% minyak nabati untuk dapat menghasilkan bio-aspal yang telah memenuhi standar yang disyaratkan oleh Departemen Pekerjaan Umum tahun 2007 mengenai Spesifikasi Umum
Bidang Jalan dan Jembatan. Kartikasari dan Hartantyo (2017) yang juga melakukan penelitian mengenai pemanfaatan fly ash sebagai pengganti bahan pengisi
(filler) pada campuran aspal AC-WC (asphalt concrete-wearing couse) menyatakan 100% fly ash yang ditambahkan pada saat pembuatan benda uji menunjukkan penurunan stabilitas tetapi masih memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan Bina Marga.

FABA khususnya fly ash yang memiliki bentuk butiran lebih kecil dan halus dibandingkan bottom ash juga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki karakteristik tanah dengan menggunakan metode stabilisasi kimia. Stabilisasi kimia pada tanah adalah menambahkan bahan stabilisasi (stabilizing agent) dan mencampurkannya dengan tanah dengan tujuan untuk memperbaiki karakteristik fisik maupun mekanik tanah agar dapat digunakan sebagai material Konstruksi. Hangge dkk (2021) menyatakan penambahan 25% fly ash pada tanah lempung ekspansif dapat meningkatkan nilai daya dukung tanah lempung ditinjau dari pengujian California Bearing Ratio (CBR) sehingga dapat digunakan sebagai tanah dasar pada pekerjaan konstruksi jalan.

Bahkan PT. PLN sebagai pengguna batubara dan yang menghasilkan limbah FABA telah memanfaatkannya menjadi bahan baku infrastruktur. Dalam Press Release No. 1021.PR/STH.00.01/ XII/2022 pada tanggal 31 Desember 2022 lalu, PT.PLN menyatakan sampai dengan bulan November 2022 telah memanfaatkan FABA sebesar 2,06 juta ton yang mengalami peningkatan sebesar 134,6% dari kumulatif akhir tahun 2021 dan berasal dari 47 PLTU dari seluruh Indonesia. Pemanfaatan FABA tersebut diwujudkan dalam bentuk 19,36 kilometer jalan beton, 314.308 untuk stabilisasi atau perbaikan lahan, 157 unit rumah FABA, 1.860.941 pieces paving block dan batako, 300 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan 600 pieces Tetrapod.

Pemanfaatan fly ash dan bottom ash diharapkan terus mengalami perkembangan sehingga dapat digunakan pada berbagai bidang diluar bidang konstruksi atau infrastruktur. Semakin banyaknya pemanfaatan fly ash dan bottom ash
yang dihasilkan oleh PLTU, diharapkan dapat mengurangi kapasitas penampungan limbah, meningkatkan nilai ekonomis dari FABA serta mengurangi dampak lingkungan dari material-material yang digantikan oleh FABA.(red)

2 Comments

2 Comments

  1. Психолог

    6 Januari 2024 at 1:56 pm

    Цветов не бывает без дождя всегда
    наступает день после ночи.
    Отличия человека от животного философия.
    Пройти тест бесплатно и с результатом с ответами.
    Ассоциации с цветом человека.

    Информацию по форме представления подразделяют на.

    Болезнь чистоты и порядка название.

  2. Консультации

    6 Januari 2024 at 9:59 pm

    Мбти тип тест. Проприоцептивные сигналы.
    Золотая кровь серии по порядку список. Термином личность в психологии принято обозначать. Кто автор
    психологии актов сознания. Солнце в сочетании с дьяволом.

    1 примером воображения и
    познания является. Предмет изучения
    психологии.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi Untukmu

Kerjasama

Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan (YPK) PLN selaku badan pelaksana Institut Teknologi PLN mengadakan acara Forum Konsolidasi Oktober 2022 lalu bertempat di kampus IT PLN

Energi & Teknologi

Energi Listrik Tenaga Gelombang Laut merupakan energi hijau yang tidak menghasilkan gas rumah kaca

Riset & Inovasi

Google Sycamore, Quantum computing hardware. Super Prosesor yang akan mengubah Dunia Artificial Intelligence

Forum & Bisnis

Lewat adaptasi teknologi, PLN tak hanya mengoptimalkan proses bisnis tetapi juga membuat tantangan menjadi peluang